Artikel
Masjid Agung Jawa Tengah: Sejarah dan Arsitektur
Tidak hanya kaya akan tempat wisata alam saja, Jawa Tengah juga memiliki wisata religi salah satunya adalah Masjid Agung Jawa Tengah. Nama lain dari masjid besar ini adalah MAJT yang berada di Semarang.
Keberadaan masjid agung di setiap tempat di Indonesia adalah hal yang umum terjadi mengingat Indonesia mayoritas beragama Islam. Masjid agung di daerah Jawa Tengah ini memiliki desain yang tampak menarik dan unik.
Sejarah Masjid Agung di Jawa Tengah
Sejarah Masjid Agung Jawa Tengah sudah berdiri sejak tahun 2002 dan sudah diresmikan dua tahun setelahnya yaitu 2004. Masjid besar ini berdiri di atas tanah wakaf milik Ki Ageng Pandanaran II dan dulunya adalah seorang bupati pertama di Semarang. Adapun luas dari tanah wakaf tersebut adalah sekitar 119.127 hektar dan dulunya adalah tanah yang tidak produktif lagi, jadi ditukar guling dengan tanah. Tanah yang ditukar guling tersebut terletak di Kabupaten Demak dengan luas 250 hektar. Sedangkan proses tukar guling tersebut jadi lebih mudah dilakukan oleh PT Sambirejo, hanya saja dalam praktek pertukaran tersebut digantikan oleh PT Tensindo milik Tjipto Siswojo. Sayang sekali karena ternyata tanah di Demak tidak ada. Karena itu, pemerintah Jawa Tengah meminta mengembalikan tanah yang akan didirikan masjid tersebut. Setelah perjuangan melelahkan itu, akhirnya tanah wakaf bisa kembali pada tahun 2000. Total tanah yang ada adalah 60-an hektar, namun hanya digunakan beberapa hektar saja untuk pembangunan masjid. Peresmiannya dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan bisa digunakan untuk ibadah pada 2004.Lokasi Masjid Agung di Jawa Tengah
Kalau Anda tertarik ingin pergi ke Masjid Agung Jawa Tengah bisa langsung datang kapan saja karena terbuka setiap hari. Adapun rute atau lokasi Masjid Agung Jawa Tengah yang bisa dilewati adalah. Jalan Curug Lawe Muncar – Jalan Patean – Boja – Jalan Pemuda Boja – Jl. Raya Campurejo – Jl. Raya Cangkiran – Jl. H. Subeno – Jl. Jatibarang – Jl. Untung Suropati – Jl. Gatot Subroto – Jl. Candi Prambanan Raya – lewat jalan tol – Jl. Brigjen Sudiarto.Baca Juga : Rekomendasi Tempat Outbound di SemarangTerus menuju ke Jl. Gajah Raya – tiba di lokasi. Anda bisa mengendarai mobil atau motor untuk menuju masjid agung.