Apa Perbedaan KKL & Magang Yang Harus Diketahui Mahasiswa?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
kkl dan magang
kkl dan magang

Apa Perbedaan KKL Dan Magang Yang Harus Diketahui Mahasiswa?

Memahami perbedaan KKL dan magang merupakan persiapan yang sebaiknya para mahasiswa tingkat akhir lakukan sebelum mempraktekannya. Barangkali bagi masyarakat, kedua istilah tersebut tak jauh berbeda karena sama-sama menugaskan peserta berkontribusi di dunia kerja. Sementara pada kenyataannya ada berbagai hal yang membuat kegiatan-kegiatan ini tak sama.

Kuliah Kerja Lapangan (KKL)

Secara garis besar, KKL dilaksanakan sebagai kerja praktik yang disusun dalam format pelatihan yang sistematis. Materi pembelajaran untuk kuliah pun disematkan sebagai kerja lapangan sesuai namanya. Adapun tujuan kkl pelaksanaannya adalah menambah sekaligus memperluas wawasan secara langsung kepada peserta dengan mengaplikasikan teori-teori yang diperoleh di bangku kuliah.

Kerja lapangan bagi mahasiswa pun ditujukan untuk menunjang kompetensi mereka. Maka dari itu, masing-masing jurusan mempunyai lokasi berbeda yang disesuaikan kebutuhan peserta. Alhasil dari masa kerja tersebut mereka tak hanya mempraktikan yang dipelajari, tetapi juga memperoleh gambaran dunia kerja sesuai minat dan bidang yang dikuasai.

Sejumlah jurusan sudah memperkenalkan materi kerja lapangan sejak semester satu. Hal tersebut dilakukan supaya para mahasiswa mampu mendalami teori. Jadi, peserta akan menerima hasil yang sudah ditargetkan sejak awal.

Kerja lapangan dalam pengerjaannya dapat ditangani secara individu maupun kelompok. Kendati demikian, masing-masing peserta harus mengurus dokumen-dokumen yang dijadikan persyaratan agar dinyatakan layak untuk mengikutinya.

Praktek Kerja Lapangan (PKL)

Membandingkan perbedaan KKL dan magang bakal lebih mudah saat Anda mengetahui arti serta cara pelaksanaannya. Magang yang dikenal juga sebagai Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan kegiatan yang mana mengharuskan para mahasiswa bekerja di perusahaan atau korporasi tertentu. Jenisnya pun sebaiknya sesuai dengan penjurusan mereka.

Ketika menjalani PKL, para mahasiswa berperan sebagai pegawai atau karyawan magang. Ada masing-masing job desk yang harus dikerjakan sesuai perintah atasan bersangkutan. Karena faktor ini pula peserta harus berpakaian serta berperilaku selayaknya profesional selayaknya karyawan tetap yang akan berpengaruh pada penilaian akhir.

Untuk itu pula PKL tak jarang disebut sebagai on-job training alias OJT. Periode yang diberlakukan bervariasi dari 3, 6, sampai 12 bulan sesuai ketetapan perguruan tinggi. Beberapa perusahaan pun kadang membayar para peserta magang, tetapi ada juga yang tidak.

Dalam pengajuannya, mahasiswa pun harus melamar selayaknya saat hendak bekerja. Bedanya, mereka akan diberikan surat pengantar dari perguruan tinggi sebagai bahan pertimbangan bagi pihak perusahaan atau korporasi yang membuka program magang.

Dapat disimpulkan bahwa Kuliah Kerja Lapangan masih melibatkan aktivitas pembelajaran. Hanya saja lokasinya bukan di kelas, melainkan di tengah masyarakat. Sementara magang mengharuskan mahasiswa bekerja dalam periode waktu tertentu di lingkup profesional.

Semoga informasi seputar perbedaan Kuliah Kerja Lapangan dan magang atau PKL ini bermanfaat dalam memperluas pengetahuan Anda!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Hubungi Kami

Inspirasi Lainnya

Rental & Sewa Mobil di Semarang

Jelajah keliling kota dengan mitra rental mobil tepercaya untuk mengantar Anda ke mana saja!
Filter Jenis Mobil (Radio)

Promo menarik untuk kamu 😎

Wisata Lainnya Sekitar Semarang! ✨

Dapatkan penawaran harga terbaik untuk paket liburan Anda di Semarang
Filter Kota (Radio)
Temukan Inspirasi Menarik Lainnya di Paradiso Tour!

Dapatkan harga terbaik untuk permintaan Paket Wisata, Transport maupun Hotels khusus untuk Anda, dengan cara menghubungi Paradiso Travel Assistant kami melalui Chat Whatsapp dengan cara klik tombol di bawah atau scan barcode di atas